Kenapa Banyak Artis Tinggal di Bintaro? Ini Alasannya

Ditulis oleh Aizh · Agen Properti Century 21 Prima Arcade 2 · 14 September 2026

Cari "artis yang tinggal di Bintaro" di Google, dan dalam dua detik Anda dapat lima daftar nama. Isinya mirip semua: foto ruang tamu, sebutan sultan, tebakan harga rumah yang tidak pernah dikonfirmasi siapa pun.

Yang tidak pernah dijawab daftar-daftar itu adalah pertanyaan yang sebenarnya lebih berguna: kenapa Bintaro? Orang dengan uang sebanyak itu bisa memilih Pondok Indah, Menteng, Kemang, atau pindah ke Singapura sekalian. Mereka tetap memilih kawasan di perbatasan Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan ini.

Jawabannya ternyata tidak eksklusif. Alasan seorang pembawa acara TV membeli rumah di sini hampir sama persis dengan alasan sebuah keluarga muda dengan anggaran Rp 2,5 miliar membeli di sini. Tulisan ini membedah alasan itu satu per satu, dan di bagian akhir, angka harga yang sebenarnya, disusun dari listing yang sedang kami tangani.

Siapa saja, dan sebatas apa yang pantas ditulis

Nama yang paling sering muncul di liputan media nasional: Andre Taulany, yang dijuluki Sultan Bintaro karena rumah bergaya Eropa klasiknya; Deddy Corbuzier, yang gym dan studio pribadinya sudah jadi latar ratusan video; Dewi Sandra; Donita; dan Arief Muhammad.

Semua nama itu bukan hasil penelusuran kami. Sebagian besar dari mereka sendiri yang menayangkan rumahnya — house tour di kanal YouTube masing-masing, atau segmen di acara televisi mereka sendiri. Selebihnya sudah diberitakan media nasional.

Kami berhenti di level kawasan. Kami tidak menulis nama cluster, nama jalan, atau nomor blok siapa pun — juga tidak untuk klien kami sendiri. Kalau Anda membuka listing di situs ini, Anda akan lihat kami bahkan menghapus nama cluster dari judul properti yang kami jual. Dari nama cluster dan nomor blok, sebuah rumah bisa dilacak ke alamat persisnya dalam lima menit. Itu berlaku untuk rumah artis, dan berlaku untuk rumah Anda.

Alasan 1: Dekat Jakarta, tapi tidak di dalam Jakarta

Bintaro punya tiga stasiun KRL Commuterline di dalam kawasannya sendiri — Pondok Ranji, Jurangmangu, dan Sudimara. Jalan tolnya menyambung lewat ruas Ulujami-Serpong dan Kunciran-Serpong, tersambung ke JORR. Ada layanan Transjakarta Royaltrans, dan perpanjangan MRT jalur utara-selatan direncanakan masuk sampai Sektor 1.

Buat orang yang kerjanya di Jakarta Selatan — dan hampir semua studio, kantor produksi, dan rumah produksi ada di sana — ini berarti satu hal: bisa bekerja di pusat tanpa harus tidur di pusat. Pulang jam sebelas malam habis syuting, sampai rumah tetap masuk akal.

Buat pembeli biasa, terjemahannya persis sama. Suami kerja di SCBD, istri di Bintaro, anak sekolah di kawasan yang sama. Yang membedakan cuma jumlah kamar.

Alasan 2: Privasi di sini sudah dibangun sejak awal

Rumah di pusat kota dilindungi tembok tinggi. Rumah di Bintaro dilindungi tata kawasan. Hampir seluruh cluster modern di sini memakai one gate system: satu pintu masuk, satu pos, keamanan 24 jam, dan jalan yang tidak tembus ke mana-mana. Orang asing tidak bisa sekadar lewat, karena tidak ada lewat ke mana pun.

Buat publik figur, ini bukan fasilitas tambahan, melainkan produk utamanya. Tapi perhatikan bahwa daftar yang sama — gerbang tunggal, satpam, jalan buntu, CCTV area — adalah daftar yang dibacakan setiap orang tua saat mencari rumah pertama untuk anaknya yang mulai bisa main sepeda sendiri. Pembeli selebriti dan pembeli keluarga muda sedang membeli barang yang sama, cuma ukurannya beda.

Alasan 3: Sekolahnya lengkap tanpa perlu pindah kota

Ini alasan yang paling jarang disebut media hiburan, padahal paling menentukan. Di dalam kawasan Bintaro ada British School Jakarta, Jakarta Japanese School, Global Jaya School, dan Mentari Intercultural School. Untuk jenjang tinggi ada Universitas Pembangunan Jaya dan PKN STAN. Belum termasuk sekolah nasional dan sekolah Islam yang jumlahnya puluhan.

Artinya satu keluarga bisa menempuh jalur TK sampai kuliah tanpa sekali pun pindah rumah atau menambah satu jam perjalanan. Untuk keluarga dengan anak usia sekolah, ini yang biasanya mengunci keputusan, bukan desain dapurnya.

Efek sampingnya ke properti cukup terukur: sekolah internasional menarik keluarga ekspatriat, keluarga ekspatriat menyewa dengan kontrak panjang, dan permintaan sewa yang stabil menahan harga jual dari jatuh.

Alasan 4: Kawasan ini sudah jadi, bukan sedang dibangun

Bintaro Jaya mulai dikembangkan PT Jaya Real Property sejak 1979, dengan luas sekitar 2.499 hektar yang terbagi ke sepuluh sektor.

Empat puluh tahun lebih itu terlihat kalau Anda datang. Pohon di pinggir jalan sudah besar dan benar-benar meneduhkan. Drainasenya sudah diuji puluhan musim hujan, bukan janji di brosur. Rumah sakit sudah ada dan sudah beroperasi lama — Pondok Indah Bintaro Jaya, Premier Bintaro, Mitra Keluarga. Pusat belanja bukan cuma satu — Bintaro Xchange, Trans Park, Bintaro Plaza. Ada Menteng Park seluas 30 hektar, dan tempat main anak seperti Trans Snow World dan BXSea.

Bandingkan dengan kawasan baru yang masih menjual maket. Di sana Anda membeli janji lima tahun ke depan. Di Bintaro Anda membeli sesuatu yang sudah bisa dicek hari ini. Orang yang punya uang banyak biasanya sudah pernah rugi karena membeli janji, dan itu sebabnya mereka memilih kawasan matang.

Lalu berapa sebenarnya harganya?

Bagian ini yang biasanya dilewati artikel hiburan, padahal ini yang Anda cari. Angka di bawah disusun dari rumah yang sedang kami tangani pada 2026 dan sedang tayang di situs ini. Ruko tidak dimasukkan supaya harga tanahnya tetap sebanding antar-baris.

KawasanJumlah unitRentang hargaNilai tengahHarga tanah per m2
Bintaro dan sekitarnya69Rp 1,52 M – 15,5 MRp 3,7 MRp 15 – 51 juta (tengah 29 jt)
Graha Raya Bintaro10Rp 950 juta – 3,7 MRp 2,12 MRp 13 – 29 juta (tengah 23 jt)
BSD dan sekitarnya9Rp 1,2 M – 14,5 MRp 1,9 MRp 17 – 40 juta (tengah 23 jt)

Perhatikan rentangnya, bukan angka tertingginya. Rumah termahal di daftar kami memang Rp 15,5 miliar, tapi nilai tengahnya Rp 3,7 miliar, dan unit termurah di Bintaro ada di Rp 1,52 miliar untuk kavling siap bangun. Rumah dua lantai desain Jepang di kawasan Discovery ada di Rp 1,8 miliar.

Selisih harga tanah dari Rp 15 juta ke Rp 51 juta per meter itu lebih dari tiga kali lipat, di kawasan yang sama, dalam radius yang bisa ditempuh sepuluh menit. Yang menentukan bukan gengsi kawasannya, melainkan sektornya, lebar jalan di depan rumah, dan apakah unit itu hoek atau tidak.

Yang perlu diluruskan

Daftar rumah artis punya satu efek samping yang merugikan pembaca: ia membuat orang menyimpulkan kawasan ini di luar jangkauan, lalu berhenti mencari.

Padahal kesimpulan itu keliru. Bintaro bukan satu lapisan harga. Ia sepuluh sektor dengan karakter dan harga yang berbeda jauh, ditambah kawasan penyangga seperti Graha Raya yang harga tanahnya bisa setengah dari sektor tengah Bintaro, dengan akses tol dan sekolah yang sebagian besar sama.

Rumah yang muncul di YouTube itu ada di ujung atas rentang. Sebagian besar rumah di Bintaro tidak pernah masuk YouTube, dan harganya jauh lebih masuk akal daripada yang Anda kira.

Kalau Anda ingin mencari di kawasan yang sama

Beberapa unit yang sedang kami tangani, dari ujung ke ujung rentang harga:

Pertanyaan yang sering masuk

Artis siapa saja yang tinggal di Bintaro?

Nama yang paling sering diliput media nasional antara lain Andre Taulany, Deddy Corbuzier, Dewi Sandra, Donita, dan Arief Muhammad. Sebagian besar diketahui karena mereka sendiri menayangkan rumahnya di kanal YouTube atau acara televisi masing-masing. Kami tidak mempublikasikan cluster, jalan, atau blok tempat tinggal siapa pun.

Kenapa banyak publik figur memilih Bintaro?

Empat alasan yang berulang: akses cepat ke Jakarta Selatan lewat tol Ulujami-Serpong dan tiga stasiun KRL di dalam kawasan; privasi bawaan dari cluster one gate system; ketersediaan sekolah internasional dari TK sampai universitas dalam satu kawasan; dan kematangan kawasan yang sudah dibangun sejak 1979.

Berapa harga rumah di Bintaro pada 2026?

Dari 69 unit rumah yang kami tangani di Bintaro dan sekitarnya, rentangnya Rp 1,52 miliar sampai Rp 15,5 miliar dengan nilai tengah Rp 3,7 miliar. Harga tanah berkisar Rp 15 juta sampai Rp 51 juta per meter persegi tergantung sektor dan posisi unit.

Angka di atas adalah harga penawaran per 2026 dari unit yang kami tangani sendiri, bukan data seluruh pasar Bintaro. Pakai sebagai titik pijak untuk menawar, bukan sebagai harga resmi.

Kalau ingin dibantu menyaring berdasarkan anggaran, jumlah kamar, dan jarak ke sekolah tertentu, kami akan bilang terus terang kalau anggaran Anda lebih cocok di kawasan sebelah. Lihat listing yang tersedia atau tanya langsung via WhatsApp.

Artikel lainnya

Beda SHM, HGB, PPJB, dan AJB: Panduan Sertifikat Rumah di Bintaro

SHM, HGB, PPJB, dan AJB bukan hal yang sama, dan bedanya menentukan apakah rumah bisa di-KPR. Penjelasan praktis untuk pembeli rumah second di Bintaro.

Harga Rumah di Discovery Bintaro Jaya Sektor 9 pada 2026

Rentang harga, luas tanah, dan harga per meter rumah di Discovery Bintaro Jaya Sektor 9, disusun dari 27 listing yang sedang kami tangani pada 2026.

Biaya Beli Rumah Second di Bintaro: BPHTB, PPh, Notaris, dan KPR

Rincian biaya di luar harga rumah saat membeli properti second di Bintaro dan Tangerang Selatan, lengkap dengan contoh perhitungan dan siapa yang menanggung.

Harga Sewa Rumah di Bintaro dan Graha Raya pada 2026

Rentang harga sewa rumah per tahun di Bintaro Jaya dan Graha Raya, disusun dari 8 unit sewa yang sedang kami tangani pada 2026, beserta selisih antar kawasan.